Categories
Uncategorized

Perkembangan Teknologi Jasa Ekspedisi

Perkembangan teknologi jasa ekspedisi senantiasa memudahkan jasa ekspedisi dari satu wilayah ke wilayah lainnya tanpa dibatasi jarak dan waktu, mulai dari semakin canggihnya berbagai alat transportasi, media komunikasi, hingga resi untuk melacak pengiriman secara online. Namun, semua kemudahan ekspedisi yang Anda rasakan merupakan evolusi dari sistem ekspedisi kuno di masa lalu.

Jasa Ekspedisi Sebagai salah satu aktifitas tertua masyarakat dunia

Jasa Ekspedisi sebagai Salah Satu Aktivitas Tertua Masyarakat Dunia Ternyata, jasa ekspedisi yang dikelola perusahaan KIA Trans merupakan salah satu aktivitas kebudayaan tertua dalam peradaban manusia. Secara tertulis, sejarah ekspedisi sukar diuraikan akibat bukti-bukti yang terbatas. Namun, Anda tetap dapat menguraikannya melalui beberapa catatan yang berhasil diterjemahkan atau melalui berbagai temuan-temuan arkeologi lainnya yang mendukung fakta-fakta perihal ekspedisi. Dalam Kitab Ibrani, tepatnya Pasal 9 Ayat 26-27, disebut mengenai bangsa Fenisia. Dalam catatan sejarah, bangsa Fenisia dikenal sebagai bangsa maritim yang melakukan pelayaran lintas benua untuk melakukan perdagangan, mulai dari kawasan Timur Tengah, Mediterania, hingga kawasan Britania. Dalam perdagangan ini, terjadi pengiriman barang yang ditukar dengan barang lainnya. Artinya, bangsa Fenisia memudahkan jasa ekspedisi untuk menjual barang ke wilayah lain. Hal ini didukung dengan penyataan yang ditulis oleh A. Waddell dan Marsha E. Ackermann dalam buku berjudul The Phoenician Origin of Britons, Scots, and Anglosaxons dan Encyclopedia of World History. Selain itu, juga ditemukan dalam Alkitab Yehezkiel. Pada peradaban kuno, perjalanan yang dilakukan bangsa Fenisia untuk melintasi benua, bukan perjalanan yang singkat, mudah, atau murah. Pasalnya, kapal kuno tidak memakai teknologi transportasi layaknya sekarang. Sebagai perbandingan, dalam catatan Yeh-po’-ti’ yang ditulis Fa Hien dijelaskan perjalanan dari Jawadwipa (Pulau Jawa) ke Kanton (China) membutuhkan
waktu 50 hari. Jika menelaah ke tahun-tahun yang lebih muda, perjalanan yang dilalui bangsa-bangsa lain tidak lebih baik dari bangsa Fenisia. Misalnya, pelayaran utusan Jawa ke Ningpo pada tahun 992 M membutuhkan waktu selama 60 hari. Sedangkan, pelayaran Tome Pires pada tahun 1517 dari Malaka ke Kanton membutuhkan waktu sekitar 45 hari.

Inovasi Transportasi sebagai Kunci Kemudahan Ekspedisi

Lantas, kapan kemudahan ekspedisi mulai dirasakan berbagai masyarakat? Kemudahan ekspedisi terealisasi setelah ditemukan teknologi mesin uap. Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan masa-masa peradaban kuno, pertengahan, hingga renaissans. Pasalnya, teknologi

transportasi air dan darat tidak mengalami perkembangan secara signifikan. Dengan demikian, ekspedisi tetap membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan biaya. Bayangkan, sebelum ditemukan mesin uap, barang yang dibutuhkan akan terkirim atau diterima setelah berminggu-minggu hingga berbulan-bulan melalui sistem perdagangan. Artinya, Anda hanya dapat mengirim atau menerima barang-barang tertentu dengan ketahanan yang tinggi, mulai dari pakaian, furniture, hingga makanan kering. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan teknologi transportasi zaman sekarang.
Selanjutnya, teknologi mesin uap terus berkembang hingga abad 19. Perkembangan ini sukses mempengaruhi teknologi transportasi. Kemudian, lanskap bisnis jasa ekspedisi juga mulai berubah. Kereta kuda ikut digantikan kereta api komersial yang memakai teknologi lokomotif uap, sedangkan kapal layar atau kapal dayung ikut digantikan kapal laut yang memakai mesin uap. Inovasi teknologi akhirnya berhasil memudahkan jasa ekspedisi melalui penghematan waktu,
tenaga, dan biaya. Apalagi, setelah pesawat mulai ditemukan dan terus mengalami perkembangan. Jalur-jalur kereta mulai dibangun, pelabuhan-pelabuhan baru, hingga jalan-jalan untuk berbagai kendaraan darat yang memakai mesin uap. Dampaknya, muncul revolusi industri yang bertanggung jawab atas terjadinya perubahan iklim. Di masa ini, Anda dapat mengirim dan memperoleh barang untuk memenuhi kebutuhan
jauh lebih mudah dari abad-abad sebelumnya. Kemudian, jasa ekspedisi kian meroket untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mengenai berbagai produk-produk modern atau sekadar mengirim barang untuk kenalan mereka di wilayah yang lain. Kira-kira, siapkah Anda hidup di masa lampau?

Jasa Ekspedisi Modern Merupakan Solusi Kebutuhan Berbagai Pihak

Kini, teknologi terus berkembang, mulai dari teknologi transportasi hingga teknologi komunikasi. Hal ini menyebabkan munculnya berbagai jasa ekspedisi yang menjamur di berbagai wilayah, khususnya Ibu Kota Jakarta sebagai pusat lalu lintas bisnis tanah air. Misalnya, teknologi KIA Trans untuk memudahkan jasa ekspedisi demi memberikan kepuasan masyarakat di daerah Jakarta. Selain murah dan bersifat negotiable, KIA Trans juga berkomitmen untuk memberi layanan terbaik dan bertanggung jawab, lho. Anda dapat mengakses informasi mengenai jasa ekspedisi ini melalui website kiatrans.com. Pada menu Cek Ongkir Ekspedisi, periksa biaya pengiriman untuk berbagai daerah di wilayah Bali, Lombok, Sumbawa, Bima, Dompu, dan Labuan Bajo. Lantas, apa KIA Trans hanya bergerak sebagai jasa ekspedisi di daerah Jakarta saja? Jawabannya adalah tidak. Sebenarnya, KIA Trans adalah perusahaan logistik yang juga menawarkan
jasa sewa armada, mulai dari pick up, mobil box, dan truk untuk pengiriman barang yang memakai teknologi modern dan didukung dengan layanan yang profesional.

KIA Trans Dikenal Sebagai Jasa Ekspedisi Terpercaya Banyak Pihak

Hari Raya Natal kerap dirayakan berbagai pihak, khususnya umat kristiani di seluruh wilayah Indonesia, termasuk bibi Rika yang tinggal di Sumbawa akibat tuntutan pekerjaan sebagai dokter. Meskipun bibi Rika merupakan penganut agama minoritas, tetapi toleransi yang besar membuat bibi
Rika dapat merayakan hari besar agamanya di Sumbawa. Oleh karena itu, Rika yang selama bertahun-tahun tinggal di Jakarta berinisiatif mengirim
kartu ucapan dan souvenir seberat 1 kilogram. Dengan mengunjungi jasa ekspedisi di Ruko Grawisa No. 9, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat, teknologi KIA Trans memudahkan jasa ekspedisi pengiriman barang yang Rika titipkan dengan biaya sebesar Rp3.000 saja.
Nah, contoh di atas merupakan cerita mengenai pentingnya ekspedisi khusus di daerah Jakarta. Selain untuk kebutuhan pribadi, ternyata jasa ekspedisi juga dipakai untuk kepentingan bisnis, lho. Jadi, Anda dapat fokus untuk menjual barang-barang tertentu dan memercayakan
pengiriman pada jasa ekspedisi KIA Trans yang murah dan kompetitif.
Misalnya, Vita adalah pengusaha peralatan salat. Dia bekerja secara online untuk menjual sajadah, mukena, sarung, dan lain-lain dari perusahaan garmen yang ada di wilayah jakarta. Branding yang dia lakukan terbilang sukses. Alhasil, banyak konsumen di luar daerah melakukan transaksi dalam jaringan untuk membeli produk-produk yang Vita tawarkan.
Bahkan, salah satu instansi pendidikan di Labuan Bajo juga menawarkan kerja sama untuk membeli mukena dalam jumlah yang besar. Setelah memeriksa berat barang dan ongkir ke Labuan Bajo, Vita memutuskan menghubungi customer service KIA Trans untuk bernegosiasi. Akhirnya, dia berhasil memperoleh harga ongkir yang jauh lebih murah melalui kesepakatan.
Nah, perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi berdampak pada perkembangan jasa ekspedisi Jakarta, baik untuk Indonesia maupun negara-negara lain. Pengiriman yang membutuhkan waktu selama berbulan-bulan, kini dapat diefektifkan dalam beberapa hari melalui
berbagai transportasi darat, laut, atau udara. Dengan demikian, teknologi telah memudahkan jasa ekspedisi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.