Jadi begini kawan, hari ini aku mau menceritakan pengalaman aku bertamasya ke Lombok lalu  kami sekeluarga berlibur ke Lombok yang melakukan mobil dari Jakarta,  Eits! Tapi ada yang unik nih. Jadi aku bersama keluarga ke Lombok menghentikan mobil. Mengenai Lombok sendiri sudah bukan rahasia lagi ya. Bahwa banyak wisata alam yang indah-indah di sini. Dijamin bikin betah deh dan kami memang sudah yakin sih.

Kalau misal perjalanan ke Lombok tanpa ada kendaraan seperti mobil akan susah. Memang sih di sana ada transportasi umum, tapi ya kan kurang sip gitu. Kalau kamu menyatakan aku dan keluarga menggunakan mobil pribadi, maka kamu salah besar. Yap, aku kan belum ngomong kalau tamasyanya bawa mobil pribadi. Tapi kami menggunakan jasa sewa Jakarta Lombok.

Liburan Jakarta Lombok

Nah ini nih yang penting yang mau aku share ke kalian semua, sebelum lupa. Tahun lalu ketika libur Lebaran, kami sudah menghabiskan banyak anggaran untuk berlibur. Jadi untuk liburan tahun ini memang kami harus berhemat. Setelah pikir panjang sampai kepala panas (mode Haha lebay aktif), akhirnya kami memutuskan untuk menyelamatkan dari segi transportasi. Jangan salah ya, k ami juga punya kok mobil pribadi di rumah. Namun karena alasan ini akhirnya kami menggunakan jasa sewa Jakarta Lombok. Oke, kamu mungkin berpikir lho kan harus bayar tarif jasa dong? Bukannya jadi lebih boros?. Lho jangan salah, Apa kamu sudah biaya perawatan mobil? 

Apalagi kalau mobil yang kamu beli itu adalah mobil baru. Coba hitung deh berapa biaya penggantian suku cadang mobil, bayar asuransi mobil, belum lagi kalau ada kecelakaan di perjalanan dan mobil ringsek. Kan namanya Jakarta ke Lombok ya lumayan juga tuh. Apalagi kalau baru pertama kali jadi belum hafal jalan. Jadi memang dalam hal ini kami sudah yakin banget deh kalau berwisata ke Lombok lebih hemat pakai jasa sewa ini. Karena kondisi mobil itu jadi tanggungan pemilik usaha sewa bukan kami. Aku dan keluarga pun jadi bisa lebih fokus ke liburan.

Lebih aman dan lebih tenang

Yang kedua adalah kenyamanan merupakan faktor yang kami pertimbangkan, dibandingkan menggunakan mobil pribadi untuk ke Lombok dari Jakarta, kan lebih tenang dan lebih aman dengan jasa sewa. Memang sih kami memilih jasa sewa juga tidak sembarangan. Tidak hanya memilih yang tarifnya terjangkau saja, tetapi kami juga memilih yang profesional dan berpengalaman. Kalau tidak ya sia-sia dong, lebih baik pakai mobil pribadi kan.

Kalau tidak percaya coba deh kamu lihat para wisatawan modern jaman sekarang. Mereka lebih banyak yang memilih memakai jasa sewa mobil untuk antar jemput Bandara, Pelabuhan, Stasiun, hingga terminal. Tentu saja harga yang kompetitif menjadi faktor pertimbangan. Selain itu juga lebih tenang dan aman. Di mana dengan jasa sewa Jakarta Lombok, aku dan keluarga dapat menentukan kapan dijemput, dijemput di mana, dan lain-lain. Jadi lebih tenang gitu. Apalagi kami sekeluarga tidak membawa barang yang banyak. Karna semua barang dan kebutuhan lainnya termasuk Kendaraan motor kami titip di jasa ekspedisi jakarta lombok.

Gunung Rinjani

Oke sudah cukup ya aku rasa pembahasan tentang transportasi. Sekarang ayo kita lanjut ke sajian utama. Jadi kalau kamu berwisata ke Lombok, aku anjuran pergi ke Gunung Rinjani. Buat kamu yang belum tahu nih. G unung Rinjani ini adalah gunung tertinggi di nomor dua lho di Indonesia. Selain itu kalau kamu pergi ke puncaknya, kamu akan menemukan danau kawah dan air panas. Untuk pemandangan tidak perlu ditanya lagi ya,  Keren banget.

Jembatan Gantung Kuno

Di Lombok juga ada jembatan yang memiliki nilai sejarah lho teman-teman. Bagaimana tidak, jembatan Gantung Kuno yang sekarang menjadi objek wisata bersejarah di Lombok ini usianya sudah 84 tahun. J embatan ini dibangun tahun 1932. Aku dan keluarga memang sengaja menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Jembatan Gantung Kuno ini, astinya untuk foto-foto dan karena penasaran dengan jembatan ini.

Tanya-tanya dengan orang sekitar dan katanya sih peninggalan Belanda. Selain itu para ahli konstruksinya dibawa dari pulau Jawa. Dan jangan salah, dulu katanya jembatan ini sudah pernah rusak. Bahkan rusak hingga dua kali karena terjangan arus. Kalau kamu melihat ke bawah jembatan maka kamu akan melihat ada sungai. Sungai ini yang menjadi penghubung antara Nyurlembang dan Dusun Kelebut. Hati-hati jatuh ketika lewat jembatan ini. Apalagi kalau kamu tidak bisa berenang.

Nah untuk kamu yang tertarik nih dengan cerita pengalamanku bertamasya ke Jembatan ini, lokasinya di kawasan Gerung. Ketika ke Kebon Ayu, nama desa tenun tradisional. Kamu sudah bisa melihat jembatan melalui jalan utama. Terus apalagi nih yang aku sempat kunjungin ketika bertamasya ke Lombok? Penasaran kan? Yuk terus baca terus.

Pantai Setangi Lombok

Tidak lupa aku dan keluarga ke Pantai Setangi. Hahaha memang nih rata-rata di sini banyaknya wisata alam, jadi jangan kaget ya.
Tapi aku yakin kamu tidak akan menyesal kok. Karena pantai Setangi ini indah banget. Bahkan waktu itu aku lupa kalau sedang ada di Lombok, di bumi. Kirain lagi di surga, saking indahnya.

Garis pantai terlihat memanjang, banyak pohon kelapa, seperti wallpaper-wallpaper di komputer itu. Bahkan menurutku lebih indah. Ditambah lagi laut yang biru dan pasir yang bersih. Aku dan sekeluarga sepakat kalau memang pantai ini patut diacungi 2 jempol. Buat kamu yang senang foto-foto dan bersantai menikmati suara deburan ombak, duh, wajib deh masukin pantai Setangi, Lombok dalam bucket list kamu untuk holiyay berikutnya! Eh liburan hehehe.  Untuk ke sini gratis kok tak ada biaya tiket masuk, c ukup bayar parkir aja. Lokasinya sebelum pantai Nipah, jalan Raya Senggigi. Kalau kesasar kamu tanya warga sekitar aja. Mereka baik-baik kok siap membantu. Oke jadi sekian deh cerita pengalamanku tamasya ke Lombok mobilitas dari Jakarta.